Month: July 2021

Back Squat Kuatkan Otot, Ini Keuntungannya bagi Kesehatan

Back Squat Kuatkan Otot, Ini Keuntungannya bagi Kesehatan

Back squat adalah cara yang tepat untuk melatih kekuatan otot, khususnya di tubuh bagian bawah. Gerakan berdiri dan berjongkok yang ditambah dengan beban barbel ini pada akhirnya bisa membuat otot-otot tubuh Anda menjadi lebih berbentuk dan berisi. 

Terbentuknya kekuatan otot punya keuntungan tersendiri bagi kesehatan Anda secara menyeluruh. Otot yang kuat terbukti mampu memberikan harapan hidup yang lebih panjang kepada seseorang. 

Bukan tanpa alasan, otot-otot yang kuat bisa memperpanjang angka harapan hidup karena berbagai kemungkinan risiko kematian dini bisa dicegah dengan keberadaan otot yang mumpuni. Berikut ini adalah berbagai manfaat dari otot kuat yang salah satunya bisa terbentuk dari latihan back squat. Anda akan menyadari bahwa otot yang kuat adalah awal dari membentengi tubuh terhadap berbagai penyakit kronis. 

Manfaat Latihan Back Squat Secara Rutin

Mencegah Obesitas 

Otot membakar sekitar tiga kali lebih banyak kalori per kilogram berat tubuh Anda. Saat massa otot Anda bertambah karena sering melakukan latihan back squat ataupun latihan lainnya, massa lemak pun berkurang dan berpengaruh besar terhadap laju metabolisme tubuh. Metabolisme yang lancar pada akhirnya akan menghindarkan Anda dari berat badan yang tidak terkontrol. Coba lihat sekeliling Anda, apakah ada orang yang sering melakukan latihan back squat dan mengalami obesitas? Nyatanya, hampir sulit ditemukan karena pembentukan otot yang baik mencegah obesitas itu sendiri. 

Menghindarkan dari Nyeri Sendi

Salah satu alasan utama orang menghindari latihan beban adalah nyeri sendi. Padahal, latihan beban seperti back squat bisa membuat otot lebih kuat. Otot-otot inilah yang bisa melindungi sendi Anda. Orang-orang dengan otot yang kuat lebih jarang mengalami peradangan sendi yang membuat nyeri. 

Menurunkan Tekanan Darah 

Sering bermasalah dengan tekanan darah yang tinggi? Cobalah untuk rutin melakukan gerakan back squat tiap hari. Salah satu fungsi dari kekuatan otot yang diperoleh dari back squat adalah menjaga tekanan darah tetap stabil. Bahkan pada kasus orang-orang yang memiliki tekanan darah tinggi, latihan beban yang teratur ini bisa menurunkan tingkat tekanan darah. 

Menjaga Kesehatan Jantung 

Otot yang kuat secara tidak langsung berfungsi melancarkan aliran darah ke seluruh tubuh, tidak terkecuali ke jantung Anda. Aliran darah yang tidak terkendala membuat asupan oksigen dan darah yang dibutuhkan jantung dan seluruh tubuh menjadi tersedia maksimal. Jantung pun tidak terlalu bekerja keras dalam memompa sehingga kesehatannya menjadi lebih terjaga. 

Menurunkan Risiko Kanker 

Latihan ketahanan secara signifikan meningkatkan VO2max Anda secara keseluruhan. Ini berhubungan dengan risiko kematian akibat kanker yang lebih rendah. Kekuatan otot yang terbentuk dari latihan ketahan tersebut juga bisa mereduksi porsi lemak dalam tubuh. Di mana lemak-lemak inilah yang kerap dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker. 

Mengontrol Gula Darah

Otot membantu mengatur dan membuang gula darah. Otot juga menyerap glukosa seperti spons, menggunakannya untuk energi atau menyimpannya sebagai glikogen untuk digunakan nanti. Semakin kuat otot Anda artinya semakin ia memiliki kemampuan untuk mengontrol kadar gula dalam darah Anda. Otot yang kuat juga membuat sel-selnya responsif terhadap hormon insulin sehingga bisa mencegah resistensi insulin yang menjadi dalang dari penyakit diabetes tipe 2. 

Menurunkan Rasa Cemas 

Latihan kekuatan otot ternyata juga memberikan kesempatan Anda untuk lebih rileks. Berdasarkan temuan Harvard Medical School, otot yang kuat punya efek anti-kecemasan yang besar. Rasa cemas yang berlebihan sendiri bisa berpengaruh besar pada kesehatan fisik maupun mental Anda secara menyeluruh. Tidak jarang, beberapa penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan stroke, pada mulanya dipicu oleh kondisi kecemasan yang tidak terkendali. 

*** 

Otot yang kuat tentu tidak terbentuk begitu saja. Rutin melakukan latihan beban, tidak terkecuali back squat, dapat menjadi cara ampuh untuk menguatkan otot dan memperpanjang umur.

Apa Itu Royal Jelly Dalam Antangin JRG?

Antangin JRG merupakan salah satu obat herbal yang menjadi favorit masyarakat Indonesia. JRG dalam obat ini merupakan singkatan dari jahe, royal jelly, dan ginseng. Mungkin Anda sudah lazim menemukan dan bahkan menggunakan jahe dan ginseng dalam keseharian Anda. Namun, apa sesungguhnya royal jelly? Royal jelly adalah zat yang menyerupai agar-agar yang diproduksi lebah madu untuk memberi makan ratu lebah. Royal jelly sering dijual dalam bentuk suplemen diet untuk merawat berbagai macam kondisi fisik dan penyakit kronis. Royal jelly sendiri telah lama digunakan dalam obat tradisional karena manfaat kesehatan yang dikandungnya. 

Antangin JRG Jahe Plus Merah Tablet  harga terbaik 2501

Royal jelly yang ada dalam Antangin JRG terdiri dari air, karbohidrat, protein, dan juga lemak. Komposisi kimia penuh royal jelly tidak diketahui, namun efek positif bagi kesehatan dipercaya berasal dari protein unik dan asam lemak, seperti sembilah glycoprotein yang secara kolektif dianggap sebagai protein royal jelly utama (MRJP) dan dua asam lemak. Royal jelly juga mengandung beberapa vitamin B dan mineral. Nutrisi tersebut dianggap sebagai alasan potensi manfaat kesehatan royal jelly. 

  • Menyediakan efek antioksidan dan anti peradangan

Royal jelly yang digunakan dalam Antangin JRG diklaim dapat mengurangi peradangan dan stres oksidatif. Dalam beberapa tes tabung reaksi dan studi pada hewan, asam amino khusus, asam lemak, dan senyawa phenolic ditemukan dalam royal jelly memiliki efek antioksidan yang kuat. Selain itu, beberapa studi tes tabung reaksi dapat mengurangi level zat kimia pro-peradangan dari sel kekebalan tubuh dengan perawatan royal jelly. Meskipun hasil dari studi tersebut cukup menjanjikan, studi pada manusia masih sangat kurang. Data tambahan dibutuhkan untuk mengambil kesimpulan definitive dalam perawatan peradangan menggunakan royal jelly. 

  • Dapat mengurangi risiko penyakit jantung dengan menekan level kolesterol

Baik studi manusia dan hewan telah menunjukkan bahwa royal jelly secara positif dapat memberi dampak pada level kolesterol, sehingga dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Meskipun mekanisme yang tepat masih belum jelas, protein khusus dalam royal jelly dapat membantu menurunkan kolesterol. Satu studi selama 12 minggu menemukan bahwa kelinci yang disuplementasi royal jelly menglamai penurunan level kolesterol LDL dan total sebesar 23 persen dan 28 persen. Hasil serupa terjadi pada studi pada manusia, dengan pengurangan kolesterol total sebesar 11 persen dan kolesterol LDL sebesar 4 persen pada orang-orang yang mengonsumsi 3 gram royal jelly setiap hari. Meskipun studi tersebut cukup menjanjikan, penelitian tambahan masih dibutuhkan untuk memahami dampak royal jelly pada kesehatan jantung manusia. 

  • Membantu pemulihan luka dan memperbaiki kulit

Royal jelly, yang dikonsumsi atau dioleskan ke tubuh, dapat mendukung pemulihan luka dan kondisi peradangan kulit lainnya. Royal jelly dalam Antangin JRG dipercaya memiliki efek antibakteri, yang mana dapat membantu menjaga luka tetap bersih dan bebas dari infeksi. Satu studi pada hewan menunjukkan peningkatan produksi kolagen pada tikus yang diberikan ekstrak royal jelly. Kolagen merupakan protein struktural yang penting bagi perbaikan kulit. Penelitian lanjutan masih dibutuhkan untuk mengetahui peran royal jelly dalam pemulihan luka dan memperbaiki jaringan kulit. 

Produk lebah ini, yang mana berbeda dari madu, masih sering digunakan sebagai perawatan alternatif untuk berbagai kondisi fisik dan mental. Oleh karena itu, royal jelly menjadi salah satu bahan andalan dalam Antangin JRG, obat herbal yang sering digunakan dan dipercaya oleh masyarakat Indonesia. Namun, hingga kini manfaat kesehatan yang dihubungkan dengan royal jelly masih belum dapat dibuktikan.