Author: Felman

Back Squat Kuatkan Otot, Ini Keuntungannya bagi Kesehatan

Back Squat Kuatkan Otot, Ini Keuntungannya bagi Kesehatan

Back squat adalah cara yang tepat untuk melatih kekuatan otot, khususnya di tubuh bagian bawah. Gerakan berdiri dan berjongkok yang ditambah dengan beban barbel ini pada akhirnya bisa membuat otot-otot tubuh Anda menjadi lebih berbentuk dan berisi. 

Terbentuknya kekuatan otot punya keuntungan tersendiri bagi kesehatan Anda secara menyeluruh. Otot yang kuat terbukti mampu memberikan harapan hidup yang lebih panjang kepada seseorang. 

Bukan tanpa alasan, otot-otot yang kuat bisa memperpanjang angka harapan hidup karena berbagai kemungkinan risiko kematian dini bisa dicegah dengan keberadaan otot yang mumpuni. Berikut ini adalah berbagai manfaat dari otot kuat yang salah satunya bisa terbentuk dari latihan back squat. Anda akan menyadari bahwa otot yang kuat adalah awal dari membentengi tubuh terhadap berbagai penyakit kronis. 

Manfaat Latihan Back Squat Secara Rutin

Mencegah Obesitas 

Otot membakar sekitar tiga kali lebih banyak kalori per kilogram berat tubuh Anda. Saat massa otot Anda bertambah karena sering melakukan latihan back squat ataupun latihan lainnya, massa lemak pun berkurang dan berpengaruh besar terhadap laju metabolisme tubuh. Metabolisme yang lancar pada akhirnya akan menghindarkan Anda dari berat badan yang tidak terkontrol. Coba lihat sekeliling Anda, apakah ada orang yang sering melakukan latihan back squat dan mengalami obesitas? Nyatanya, hampir sulit ditemukan karena pembentukan otot yang baik mencegah obesitas itu sendiri. 

Menghindarkan dari Nyeri Sendi

Salah satu alasan utama orang menghindari latihan beban adalah nyeri sendi. Padahal, latihan beban seperti back squat bisa membuat otot lebih kuat. Otot-otot inilah yang bisa melindungi sendi Anda. Orang-orang dengan otot yang kuat lebih jarang mengalami peradangan sendi yang membuat nyeri. 

Menurunkan Tekanan Darah 

Sering bermasalah dengan tekanan darah yang tinggi? Cobalah untuk rutin melakukan gerakan back squat tiap hari. Salah satu fungsi dari kekuatan otot yang diperoleh dari back squat adalah menjaga tekanan darah tetap stabil. Bahkan pada kasus orang-orang yang memiliki tekanan darah tinggi, latihan beban yang teratur ini bisa menurunkan tingkat tekanan darah. 

Menjaga Kesehatan Jantung 

Otot yang kuat secara tidak langsung berfungsi melancarkan aliran darah ke seluruh tubuh, tidak terkecuali ke jantung Anda. Aliran darah yang tidak terkendala membuat asupan oksigen dan darah yang dibutuhkan jantung dan seluruh tubuh menjadi tersedia maksimal. Jantung pun tidak terlalu bekerja keras dalam memompa sehingga kesehatannya menjadi lebih terjaga. 

Menurunkan Risiko Kanker 

Latihan ketahanan secara signifikan meningkatkan VO2max Anda secara keseluruhan. Ini berhubungan dengan risiko kematian akibat kanker yang lebih rendah. Kekuatan otot yang terbentuk dari latihan ketahan tersebut juga bisa mereduksi porsi lemak dalam tubuh. Di mana lemak-lemak inilah yang kerap dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker. 

Mengontrol Gula Darah

Otot membantu mengatur dan membuang gula darah. Otot juga menyerap glukosa seperti spons, menggunakannya untuk energi atau menyimpannya sebagai glikogen untuk digunakan nanti. Semakin kuat otot Anda artinya semakin ia memiliki kemampuan untuk mengontrol kadar gula dalam darah Anda. Otot yang kuat juga membuat sel-selnya responsif terhadap hormon insulin sehingga bisa mencegah resistensi insulin yang menjadi dalang dari penyakit diabetes tipe 2. 

Menurunkan Rasa Cemas 

Latihan kekuatan otot ternyata juga memberikan kesempatan Anda untuk lebih rileks. Berdasarkan temuan Harvard Medical School, otot yang kuat punya efek anti-kecemasan yang besar. Rasa cemas yang berlebihan sendiri bisa berpengaruh besar pada kesehatan fisik maupun mental Anda secara menyeluruh. Tidak jarang, beberapa penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan stroke, pada mulanya dipicu oleh kondisi kecemasan yang tidak terkendali. 

*** 

Otot yang kuat tentu tidak terbentuk begitu saja. Rutin melakukan latihan beban, tidak terkecuali back squat, dapat menjadi cara ampuh untuk menguatkan otot dan memperpanjang umur.

Apa Itu Royal Jelly Dalam Antangin JRG?

Antangin JRG merupakan salah satu obat herbal yang menjadi favorit masyarakat Indonesia. JRG dalam obat ini merupakan singkatan dari jahe, royal jelly, dan ginseng. Mungkin Anda sudah lazim menemukan dan bahkan menggunakan jahe dan ginseng dalam keseharian Anda. Namun, apa sesungguhnya royal jelly? Royal jelly adalah zat yang menyerupai agar-agar yang diproduksi lebah madu untuk memberi makan ratu lebah. Royal jelly sering dijual dalam bentuk suplemen diet untuk merawat berbagai macam kondisi fisik dan penyakit kronis. Royal jelly sendiri telah lama digunakan dalam obat tradisional karena manfaat kesehatan yang dikandungnya. 

Antangin JRG Jahe Plus Merah Tablet  harga terbaik 2501

Royal jelly yang ada dalam Antangin JRG terdiri dari air, karbohidrat, protein, dan juga lemak. Komposisi kimia penuh royal jelly tidak diketahui, namun efek positif bagi kesehatan dipercaya berasal dari protein unik dan asam lemak, seperti sembilah glycoprotein yang secara kolektif dianggap sebagai protein royal jelly utama (MRJP) dan dua asam lemak. Royal jelly juga mengandung beberapa vitamin B dan mineral. Nutrisi tersebut dianggap sebagai alasan potensi manfaat kesehatan royal jelly. 

  • Menyediakan efek antioksidan dan anti peradangan

Royal jelly yang digunakan dalam Antangin JRG diklaim dapat mengurangi peradangan dan stres oksidatif. Dalam beberapa tes tabung reaksi dan studi pada hewan, asam amino khusus, asam lemak, dan senyawa phenolic ditemukan dalam royal jelly memiliki efek antioksidan yang kuat. Selain itu, beberapa studi tes tabung reaksi dapat mengurangi level zat kimia pro-peradangan dari sel kekebalan tubuh dengan perawatan royal jelly. Meskipun hasil dari studi tersebut cukup menjanjikan, studi pada manusia masih sangat kurang. Data tambahan dibutuhkan untuk mengambil kesimpulan definitive dalam perawatan peradangan menggunakan royal jelly. 

  • Dapat mengurangi risiko penyakit jantung dengan menekan level kolesterol

Baik studi manusia dan hewan telah menunjukkan bahwa royal jelly secara positif dapat memberi dampak pada level kolesterol, sehingga dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Meskipun mekanisme yang tepat masih belum jelas, protein khusus dalam royal jelly dapat membantu menurunkan kolesterol. Satu studi selama 12 minggu menemukan bahwa kelinci yang disuplementasi royal jelly menglamai penurunan level kolesterol LDL dan total sebesar 23 persen dan 28 persen. Hasil serupa terjadi pada studi pada manusia, dengan pengurangan kolesterol total sebesar 11 persen dan kolesterol LDL sebesar 4 persen pada orang-orang yang mengonsumsi 3 gram royal jelly setiap hari. Meskipun studi tersebut cukup menjanjikan, penelitian tambahan masih dibutuhkan untuk memahami dampak royal jelly pada kesehatan jantung manusia. 

  • Membantu pemulihan luka dan memperbaiki kulit

Royal jelly, yang dikonsumsi atau dioleskan ke tubuh, dapat mendukung pemulihan luka dan kondisi peradangan kulit lainnya. Royal jelly dalam Antangin JRG dipercaya memiliki efek antibakteri, yang mana dapat membantu menjaga luka tetap bersih dan bebas dari infeksi. Satu studi pada hewan menunjukkan peningkatan produksi kolagen pada tikus yang diberikan ekstrak royal jelly. Kolagen merupakan protein struktural yang penting bagi perbaikan kulit. Penelitian lanjutan masih dibutuhkan untuk mengetahui peran royal jelly dalam pemulihan luka dan memperbaiki jaringan kulit. 

Produk lebah ini, yang mana berbeda dari madu, masih sering digunakan sebagai perawatan alternatif untuk berbagai kondisi fisik dan mental. Oleh karena itu, royal jelly menjadi salah satu bahan andalan dalam Antangin JRG, obat herbal yang sering digunakan dan dipercaya oleh masyarakat Indonesia. Namun, hingga kini manfaat kesehatan yang dihubungkan dengan royal jelly masih belum dapat dibuktikan.

7 Persiapan yang Perlu Dilakukan Sebelum Vaksinasi Covid-19

daftar lokasi sentra vaksinasi covid-19

Vaksinasi Covid-19 semakin gencar dilakukan di seluruh negara di dunia termasuk Indonesia setelah berhasil dikembangkan dan diproduksi.

Seperti halnya vaksin-vaksin penyakit lain, vaksinasi ini tentu saja bertujuan mencegah infeksi Covid-19 semakin parah sehingga tidak menyebabkan banyak lagi jumlah kematian akibat virus tersebut.

Hal ini karena Covid-19 termasuk salah satu penyakit yang belum bisa diobati sehingga vaksinasi adalah salah satu cara untuk mencegah penyakit berkembang lebih besar selain tentunya tetap menerapkan protokol kesehatan 5M.

Vaksinasi juga akan menciptakan kekebalan kelompok atau herd immunity karena semakin banyak orang yang divaksin, semakin banyak juga mereka dapat melindungi diri dan orang-orang sekitarnya. Karena itulah, vaksinasi sangat penting.

Ketika Anda hendak melakukan vaksinasi tentunya Anda juga harus melakukan banyak persiapan supaya penyuntikan vaksin yang Anda jalani menjadi lancar dan aman, dan tidak berakibat buruk pada diri Anda.

Lalu persiapan apa saja yang diperlukan? Simak penjelasan di bawah ini yang dirangkum dari berbagai sumber.

  1. Ketahui Merek Vaksin yang Akan Disuntikkan

Penting bagi Anda untuk mengetahui terlebih dahulu merek vaksin yang akan disuntikkan ke dalam tubuh.

Sejauh ini sudah banyak merek vaksin yang digunakan dalam penyuntikan. Di Indonesia sendiri menggunakan Sinovac dan AstraZeneca.

Kedua merek vaksin ini tentu saja berbeda dari segi efikasi dan efek samping yang ditimbulkan. Sinovac sendiri diketahui mempunyai efikasi sebesar 65,3% di Indonesia dan AstraZeneca sebesar 62,10%.

Sedangkan untuk efek samping keduanya hampir sama namun dalam beberapa kasus Sinovac mempunyai efek samping lain seperti kelelahan, diare, dan lemah otot.

Untuk AstraZeneca efek samping lainnya berupa peradangan di sekitar sumsum tulang belakang, anemia hemolitik, dan demam tinggi.

Dengan mengetahui merek vaksin yang akan disuntikkan, Anda setidaknya tidak perlu terkejut lagi terhadap efek pasca vaksinasi yang akan ditimbulkan.

  1. Konsumsi Obat Pereda Nyeri

Vaksinasi Covid-19 yang dilakukan melalui penyuntikan tentu akan menimbulkan rasa nyeri di lengan. Hal ini sudah pasti tidak Anda inginkan.

Karena itu, cara terbaik untuk meredakan nyeri saat vaksinasi, Anda disarankan untuk mengonsumsi obat pereda nyeri non-steroid seperti ibuprofen, naproxen, dan aspirin.

Meski begitu, Anda tidak boleh sembarangan mengonsumsinya karena diketahui beberapa obat tersebut bisa menimbulkan efek samping yang cukup parah. Karena itu, para ahli menyarankan supaya mereka dikonsumsi sebaiknya 2 jam sebelum dan sesudah vaksinasi.

  1. Tidak Mengonsumsi Alkohol

Persiapan lainnya sebelum Anda melakukan vaksinasi virus Corona adalah sebaiknya tidak mengonsumsi alkohol sama sekali.

Seperti dikutip dari WebMD, Blanka Kaplan, imunolog pada Northwell Health, New York, menyatakan bahwa alkohol malah akan menimbulkan alergi yang tentu saja akan memengaruhi jalannya cairan vaksin yang disuntikkan ke dalam tubuh.

Karena itu, sebaiknya hindari minum alkohol 24 jam sebelum dan sesudah melakukan vaksinasi.

  1. Jangan Berolahraga Terlalu Berat

Menjaga badan tetap sehat dan prima sebelum vaksinasi merupakan sebuah keharusan supaya vaksinasi Corona yang Anda lakukan lancar dan tidak terkendala.

Namun, sebaiknya Anda disarankan untuk tidak berolahraga terlalu berat karena hal tersebut ternyata dapat menimbulkan reaksi alergi.

Hindarilah berolahraga terlalu berat 2 jam sebelum dan sesudah vaksinasi. Selain berolahraga berat, sebaiknya Anda jangan mandi air panas terlebih dahulu karena akan menimbulkan reaksi yang sama.

  1. Jangan Melakukan Vaksinasi Lain dalam Waktu yang Sama

Anda juga disarankan untuk tidak melakukan vaksinasi lain dalam waktu yang bersamaan sebab hal tersebut ternyata malah dapat mengganggu efektivitas cairan vaksin yang disuntikkan untuk membentuk kekebalan tubuh.

Karena itu selama dalam rentang waktu pemberian vaksin Covid-19, Anda tidak disarankan sama sekali melakukan vaksinasi lain selama 14 hari untuk dosis pertama, dan ketika setelah penyuntikkan dosis kedua, Anda harus juga menunggu selama 14 hari untuk bisa vaksinasi lain.

  1. Atur Jadwal Vaksinasi dengan Tepat

Mengatur jadwal vaksinasi dengan tepat juga merupakan salah satu persiapan yang perlu Anda lakukan mengingat vaksinasi dilakukan dengan jam dan kuota yang terbatas.

Untuk itu, aturlah waktu vaksinasi dengan melihat kondisi tubuh, jadwal harian Anda, serta tempat vaksinasi terdekat dari tempat tinggal sehingga vaksinasi dapat berjalan lancar.

  1. Istirahat yang cukup

Hal terakhir yang perlu Anda lakukan supaya vaksinasi Covid-19 berjalan aman, lancar, serta sesuai harapan adalah istirahatlah yang cukup.

Istirahat yang cukup sebelum vaksinasi akan membuat kekebalan tubuh Anda meningkat sehingga akan sangat membantu dalam proses pembentukan antibodi.

Selain istirahat yang cukup adalah konsumsi makanan dan minuman bergizi secara teratur, dan pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan cukup.

Itulah beberapa persiapan yang perlu Anda lakukan sebelum melakukan vaksinasi virus Covid-19 sehingga proses penyuntikan dapat berjalan lancar dan aman.

Tanpa Obat, Ini 6 Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko penyakit jantung terbanyak di dunia. Bahkan, hipertensi dijuluki sebagai silent killer karena tidak memiliki gejala sampai kerusakannya benar-benar parah. Karena itu tak sedikit yang kaget mengetahui tekanan darah mereka tinggi. 

Selain risiko penyakit jantung, hipertensi juga dapat menyebabkan masalah kesehatan lainnya seperti stroke, aneurisma, penurunan kognitif, dan gagal ginjal. 

Tekanan darah bisa menyerang siapa saja, bahkan pada anak-anak dan remaja. Bagi orang yang didiagnosis hipertensi biasanya diberikan obat resep oleh dokter. Tapi obat-obatan tersebut memiliki efek samping seperti sakit kepala dan insomnia. Kabar baiknya ada beberapa cara menurunkan tekanan darah tinggi secara alami. 

Cara menurunkan tekanan darah tinggi dan kolesterol

Tips mengontrol tekanan darah tinggi

Menurut Ahli Jantung Preventif, Luke Laffin, MD, mengontrol tekanan darah terdiri dari 70% gaya hidup dan 30% terapi obat. Mengonsumsi obat tanpa dibarengi dengan gaya hidup sehat tidak akan efektif menurunkan tekanan darah tinggi Anda. 

Berikut ini 6 cara menurunkan tekanan darah tinggi secara alami yang telah terbukti efektif.

  1. Batasi mengonsumsi garam

Makanan tinggi garam berkaitan erat dengan tekanan darah tinggi. Penelitian menemukan bahwa diet rendah garam memiliki efek yang sama seperti meminum 1 ½ hingga 2 tablet obat tekanan darah. 

American Heart Association menyarankan untuk tidak mengonsumsi garam lebih dari 1.500 mg atau sekitar satu sendok teh. Bagi penderita hipertensi, cara ini dapat menurunkan tekanan darah Anda sebesar 5-6 mmHg. 

Karena natrium tersembunyi di banyak makanan, terutama snack dan makanan olahan, lebih baik untuk mengonsumsi makanan yang dibuat sendiri di rumah.

  1. Mengonsumsi lebih banyak potasium

Mengonsumsi 2.000 hingga 4.000 potasium dalam sehari dapat membantu menurunkan tekanan darah. Potasium atau kalium banyak ditemukan di dalam pisang, kentang, bayam, dan kacang-kacangan. Sumber lainnya antara lain tomat, alpukat, edamame, dan semangka. 

Bagi penderita hipertensi, meningkatkan asupan kalium ke tingkat yang direkomendasikan dapat membantu menurunkan tekanan darah 4-5 mmHg. Namun jika Anda memiliki penyakit ginjal, Anda harus membatasi asupan kalium. 

  1. Melakukan diet DASH

Diet DASH adalah diet yang diciptakan khusus untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Pola makan diet DASH berfokus pada buah-buahan, sayur, biji-bijian, dan susu rendah lemak.

Penelitian menunjukkan bahwa diet DASH dapat menormalkan tekanan darah hanya dalam empat minggu sekaligus menghasilkan penurunan berat badan. Melakukan diet DASH dapat menurunkan tekanan darah sistolik hingga 11 mmHg. 

  1. Menurunkan berat badan

Kelebihan berat badan dapat berujung pada tekanan darah tinggi, obesitas, diabetes, dan banyak lainnya. Setiap menurunkan berat badan sebanyak 1 kg dapat menurunkan tekanan darah sebesar 1 mmHg.

  1. Batasi minum alkohol

Batasan minuman beralkohol yang diterima oleh laki-laki dewasa adalah 2 gelas sehari, sementara wanita tidak lebih dari satu per hari. Mengurangi atau menghentikan asupan alkohol secara teratur dapat menurunkan tekanan darah sebanyak 4 mmHg.

  1. Olahraga secara rutin

Menurut penelitian, melakukan olahraga ringan secara teratur, misalnya berjalan kaki, sama efektifnya dengan mengonsumsi obat tekanan darah yang bisa diresepkan. Olahraga, khususnya latihan aerobik, dapat memperkuat jantung dengan mendukung pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah. 

Melakukan latihan aerobik 150 menit dalam seminggu dapat menurunkan tekanan darah 5-8 mmHg. 

Catatan

Apabila Anda melakukan keenam cara menurunkan tekanan darah tinggi di atas secara rutin, maka efeknya akan lebih besar daripada obat-obatan tekanan darah tinggi. 

Jika Anda lebih memilih cara alami untuk mengontrol tekanan darah tinggi, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Diskusikan juga terkait pilihan olahraga yang baik bagi Anda.

Penyebab Benjolan di Paha yang Terasa Sakit

Penyebab Benjolan di Paha yang Terasa Sakit

Benjolan di paha merupakan suatu kondisi di mana ada tonjolan, benjolan, nodul, memar, tumor, atau daerah bengkak di daerah paha. Kondisi ini dapat disebabkan oleh sejumlah kondisi, seperti infeksi, peradangan, tumor, dan trauma. Tergantung pada penyebabnya, mungkin tunggal atau ganda, lunak atau keras, nyeri atau tidak nyeri. Benjolan tersebut bisa tumbuh dengan cepat atau mungkin tidak berubah dalam ukuran. Anda yang mengalami benjolan di paha mungkin juga memiliki gejala lain, tergantung pada penyebab atau pemicunya.

Penyebab Benjolan di Paha Terasa Sakit

Ada banyak faktor potensial yang dapat menjadi penyebab timbulnya benjolan di sekitar area paha yang terasa menyakitkan. Biasanya, hal ini disebabkan oleh kondisi kulit tertentu. 

Berikut beberapa penyebab timbulnya benjolan di paha yang menimbulkan rasa sakit.


1. Infeksi

Ada banyak bagian kulit yang rentan terkena infeksi, sehingga dapat menyebabkan benjolan di paha yang menyakitkan, seperti berikut ini.


Folikel Rambut yang Terinfeksi

Folikel merupakan area di mana setiap helai rambut tumbuh dari kulit. Ketika folikel ini terinfeksi, yang pada umumnya disebabkan karena bakteri atau jamur, maka akan menimbulkan folikulitis yang ditandai dengan area kulit tersebut menjadi merah, nyeri, dan bengkak.


Selulitis

Selulitis adalah kondisi di mana luka terbuka pada kulit menjadi terinfeksi karena ada paparan zat iritan.


Abses

Infeksi pada kulit pada akhirnya bisa berubah menjadi abses yang merupakan kantong nanah.


Pembesaran Kelenjar Getah Bening

Kelenjar getah bening adalah kelenjar kecil tempat sel-sel yang bekerja melawan infeksi hidup. Jika terjadi infeksi, maka akan menimbulkan reaksi yaitu kelenjar getah bening membesar dan timbul sebagai benjolan di paha. 

2. Trauma

Benjolan di paha yang terasa nyeri juga dapat disebabkan oleh trauma. Jika Anda pernah menabrak sesuatu, digigit serangga, atau bersentuhan dengan benda tajam, kondisi ini bisa jadi merupakan reaksi tubuh Anda terhadap trauma tersebut.


3. Pertumbuhan Sel yang Tidak Normal

Tubuh manusia terdiri dari banyak sel yang terus tumbuh dan membelah. Biasanya, tubuh bisa memastikan sel-sel tumbuh secara normal. Akan tetapi, kadang-kadang tubuh juga mungkin mengalami pertumbuhan abnormal. Benjolan di paha dapat disebabkan oleh jenis pertumbuhan sel abnormal seperti berikut ini:

  • Pertumbuhan sel lemak yang tidak normal.
  • Pertumbuhan tidak normal pada sel tulang, tulang rawan, otot atau tendon.
  • Pertumbuhan sel kulit dan folikel rambut yang tidak normal.

4. Lipoma

Lipoma sering disebut sebagai tumor lemak, tetapi bukan merupakan kanker. Lipoma adalah pertumbuhan lemak yang terjadi di antara lapisan otot dan kulit di atasnya. Penyebab pastinya tidak diketahui. Kondisi lipoma ini paling sering muncul setelah usia 40 tahun.


5. Dermatofibroma

Dermatofibroma adalah pertumbuhan kulit yang biasanya muncul di kaki bagian bawah, tetapi dapat muncul di bagian tubuh mana pun. Dermatofibroma bukan merupakan kanker, dan sering terjadi pada orang dewasa, dan jarang ditemukan pada anak-anak. 

6. Abses kulit

Abses kulit adalah kantung besar berisi nanah yang terbentuk tepat di bawah kulit. Abses bisa disebabkan oleh bakteri yang masuk ke bawah kulit, biasanya melalui luka kecil atau goresan, dan mulai berkembang biak. Tubuh melawan invasi bakteri tersebut dengan sel darah putih, yang membunuh beberapa jaringan yang terinfeksi tetapi membentuk nanah di dalam rongga yang tersisa.

7. Kista kulit

Kista adalah suatu benjolan kecil, pada umumnya berisi cairan, udara, lemak, atau bahan lain, yang mulai tumbuh di suatu tempat di tubuh tanpa alasan yang jelas. Sedangkan kista kulit adalah kista yang terbentuk tepat berada di bawah kulit.

Kista kulit diyakini terbentuk di sekitar sel keratin yang terperangkap, yaitu sel yang membentuk lapisan luar kulit yang relatif keras. Kista ini tidak menular. Siapa pun bisa mengalami kista kulit, tetapi paling sering terjadi pada mereka yang berusia di atas 18 tahun, memiliki jerawat, atau kulitnya terluka.

Rasa sakit yang Anda rasakan bergantung pada penyebabnya. Benjolan di paha yang disebabkan oleh infeksi mungkin menyakitkan karena respons kekebalan tubuh bereaksi terhadap infeksi, dan Anda merasa sakit karena tubuh memperingatkan Anda bahwa ada sesuatu yang salah. Jika tidak segera sembuh, Anda harus mencari pengobatan dengan berkonsultasi kepada dokter, agar segera diberi penanganan yang cepat dan tepat.