Cara Memilih Cleansing Oil Terbaik untuk Membersihkan Wajah

cleansing oil terbaik

Ada banyak produk perawatan wajah yang bisa digunakan untuk membersihkan wajah, salah satunya adalah cleansing oil. Saat Anda akan membersihkan wajah dengan pembersih berbasis minyak, Anda harus tahu cara yang tepat dalam memilih cleansing oil terbaik.

Setiap orang memiliki jenis kulit yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, penggunaan cleansing oil pun juga harus disesuaikan dengan jenis kulit Anda. Hal ini penting guna menghindari efek samping negatif yang tidak diinginkan pada wajah.

Bijak memilih cleansing oil terbaik

Apabila Anda ingin mendapatkan hasil yang maksimal, maka pastikan Anda memilih produk cleansing oil yang sesuai dengan kondisi kulit Anda. Berikut ini cara memilih cleansing oil berdasarkan jenis kulit: 

  • Pemilik kulit kering

Kulit yang kering mudah mengalami iritasi dan kondisi medis lainnya. Saat Anda memiliki kondisi kulit yang kering, sebaiknya hindari memakai cleansing oil yang bisa membuat kulit semakin kering. 

Pilihlah cleansing oil yang mengandung bahan-bahan alami seperti shea oil, minyak argan, atau camellia. Bahan-bahan ini memiliki kemampuan untuk meningkatkan kelembaban di wajah Anda.

Sebaliknya, hindari pemakaian cleansing oil dengan kandungan minyak pohon teh karena berpotensi membuat kulit semakin kering. 

  • Pemilik kulit berminyak

Kondisi kulit yang berminyak berbanding terbalik dengan kulit kering. Saat kulit Anda berminyak, maka cleansing oil terbaik yang perlu digunakan adalah yang berbahan minyak pohon teh.

Kulit yang berminyak mudah memicu tumbuhnya jerawat. Minyak pohon teh memiliki kemampuan untuk menyerap minyak dan cairan berlebih, sehingga jerawat pun dapat terhindari. 

Bagi Anda pemilik kulit berminyak, hindari memakai cleansing oil dengan kandungan alpukat, kelapa, atau minyak zaitun. Ketiga bahan ini bisa menyumbat pori-pori Anda. 

  • Pemilik kulit kombinasi

Selain kulit berminyak dan kering, ada juga orang yang memiliki kulit kombinasi. Biasanya, kulit kombinasi ditandai dengan produksi minyak berlebih di area T zone, yaitu kening, hidung dan dagu, sementara kulit bagian pipi terasa kering. 

Pemilik kulit kombinasi harus berhati-hati dalam memilih cleansing oil terbaik. Anda harus mempertimbangkan kedua kondisi kulit, yaitu berminyak dan kering, sebelum menggunakan cleansing oil.

Cobalah gunakan cleansing oil yang mengandung bahan berupa vitamin E serta ekstrak atau minyak bunga matahari. Kedua bahan ini mampu mengangkat minyak dan kotoran di wajah sambil tetap mempertahankan kelembaban kulit. 

  • Pemilik kulit berjerawat

Kondisi kulit lainnya yang perlu dipertimbangkan adalah kondisi kulit berjerawat. Jika Anda termasuk sebagai pemilik kulit berjerawat, maka usahakan untuk memilih cleansing oil terbaik yang bebas dari bahan iritan.

Bahan iritan adalah zat-zat kimiawi yang bisa memicu produksi jerawat semakin parah. Contohnya seperti minyak mineral, pengharum atau parfum, serta alkohol.

Paparan terhadap bahan-bahan di atas bisa semakin menyumbat pori-pori di kulit wajah Anda. Hal ini akan berujung pada bertambahnya jerawat di wajah dan memicu peradangan. 

Dengan mempertimbangkan kondisi kulit Anda sendiri, Anda bisa memilih cleansing oil dengan cara yang tepat. Apabila Anda tidak tahu jenis kulit Anda, maka cobalah untuk melakukan percobaan sederhana.

Setelah mandi dan mencuci muka, jangan gunakan produk perawatan apapun di kulit wajah selama kurang lebih 30 menit. Kemudian, tempelkan tisu di bagian-bagian wajah Anda. 

Jika tisu menempel di seluruh wajah, maka kulit Anda berminyak. Sementara, jika tidak menempel sama sekali, artinya Anda pemilik kulit kering.Setelah melakukan percobaan tersebut, barulah Anda bisa memilih produk cleansing oil terbaik yang tepat untuk Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *