Tag: masalah kulit

Penyebab Benjolan di Paha yang Terasa Sakit

Penyebab Benjolan di Paha yang Terasa Sakit

Benjolan di paha merupakan suatu kondisi di mana ada tonjolan, benjolan, nodul, memar, tumor, atau daerah bengkak di daerah paha. Kondisi ini dapat disebabkan oleh sejumlah kondisi, seperti infeksi, peradangan, tumor, dan trauma. Tergantung pada penyebabnya, mungkin tunggal atau ganda, lunak atau keras, nyeri atau tidak nyeri. Benjolan tersebut bisa tumbuh dengan cepat atau mungkin tidak berubah dalam ukuran. Anda yang mengalami benjolan di paha mungkin juga memiliki gejala lain, tergantung pada penyebab atau pemicunya.

Penyebab Benjolan di Paha Terasa Sakit

Ada banyak faktor potensial yang dapat menjadi penyebab timbulnya benjolan di sekitar area paha yang terasa menyakitkan. Biasanya, hal ini disebabkan oleh kondisi kulit tertentu. 

Berikut beberapa penyebab timbulnya benjolan di paha yang menimbulkan rasa sakit.


1. Infeksi

Ada banyak bagian kulit yang rentan terkena infeksi, sehingga dapat menyebabkan benjolan di paha yang menyakitkan, seperti berikut ini.


Folikel Rambut yang Terinfeksi

Folikel merupakan area di mana setiap helai rambut tumbuh dari kulit. Ketika folikel ini terinfeksi, yang pada umumnya disebabkan karena bakteri atau jamur, maka akan menimbulkan folikulitis yang ditandai dengan area kulit tersebut menjadi merah, nyeri, dan bengkak.


Selulitis

Selulitis adalah kondisi di mana luka terbuka pada kulit menjadi terinfeksi karena ada paparan zat iritan.


Abses

Infeksi pada kulit pada akhirnya bisa berubah menjadi abses yang merupakan kantong nanah.


Pembesaran Kelenjar Getah Bening

Kelenjar getah bening adalah kelenjar kecil tempat sel-sel yang bekerja melawan infeksi hidup. Jika terjadi infeksi, maka akan menimbulkan reaksi yaitu kelenjar getah bening membesar dan timbul sebagai benjolan di paha. 

2. Trauma

Benjolan di paha yang terasa nyeri juga dapat disebabkan oleh trauma. Jika Anda pernah menabrak sesuatu, digigit serangga, atau bersentuhan dengan benda tajam, kondisi ini bisa jadi merupakan reaksi tubuh Anda terhadap trauma tersebut.


3. Pertumbuhan Sel yang Tidak Normal

Tubuh manusia terdiri dari banyak sel yang terus tumbuh dan membelah. Biasanya, tubuh bisa memastikan sel-sel tumbuh secara normal. Akan tetapi, kadang-kadang tubuh juga mungkin mengalami pertumbuhan abnormal. Benjolan di paha dapat disebabkan oleh jenis pertumbuhan sel abnormal seperti berikut ini:

  • Pertumbuhan sel lemak yang tidak normal.
  • Pertumbuhan tidak normal pada sel tulang, tulang rawan, otot atau tendon.
  • Pertumbuhan sel kulit dan folikel rambut yang tidak normal.

4. Lipoma

Lipoma sering disebut sebagai tumor lemak, tetapi bukan merupakan kanker. Lipoma adalah pertumbuhan lemak yang terjadi di antara lapisan otot dan kulit di atasnya. Penyebab pastinya tidak diketahui. Kondisi lipoma ini paling sering muncul setelah usia 40 tahun.


5. Dermatofibroma

Dermatofibroma adalah pertumbuhan kulit yang biasanya muncul di kaki bagian bawah, tetapi dapat muncul di bagian tubuh mana pun. Dermatofibroma bukan merupakan kanker, dan sering terjadi pada orang dewasa, dan jarang ditemukan pada anak-anak. 

6. Abses kulit

Abses kulit adalah kantung besar berisi nanah yang terbentuk tepat di bawah kulit. Abses bisa disebabkan oleh bakteri yang masuk ke bawah kulit, biasanya melalui luka kecil atau goresan, dan mulai berkembang biak. Tubuh melawan invasi bakteri tersebut dengan sel darah putih, yang membunuh beberapa jaringan yang terinfeksi tetapi membentuk nanah di dalam rongga yang tersisa.

7. Kista kulit

Kista adalah suatu benjolan kecil, pada umumnya berisi cairan, udara, lemak, atau bahan lain, yang mulai tumbuh di suatu tempat di tubuh tanpa alasan yang jelas. Sedangkan kista kulit adalah kista yang terbentuk tepat berada di bawah kulit.

Kista kulit diyakini terbentuk di sekitar sel keratin yang terperangkap, yaitu sel yang membentuk lapisan luar kulit yang relatif keras. Kista ini tidak menular. Siapa pun bisa mengalami kista kulit, tetapi paling sering terjadi pada mereka yang berusia di atas 18 tahun, memiliki jerawat, atau kulitnya terluka.

Rasa sakit yang Anda rasakan bergantung pada penyebabnya. Benjolan di paha yang disebabkan oleh infeksi mungkin menyakitkan karena respons kekebalan tubuh bereaksi terhadap infeksi, dan Anda merasa sakit karena tubuh memperingatkan Anda bahwa ada sesuatu yang salah. Jika tidak segera sembuh, Anda harus mencari pengobatan dengan berkonsultasi kepada dokter, agar segera diberi penanganan yang cepat dan tepat.